Analisis Sistem Dan Teknologi Informasi Sebagai Acauan Dalam Perancangan Rencana Strategis Sistem Informasi Dan Teknologi Informasi (RENSTRA SI/TI) Di Rumah Sakit Islam Yogyakarta PDHI


        Pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh terhadap kinerja dan pelayanan yang diberikan oleh sebuah institusi[1].Rencana strategis dapat mengoptimalkan pencapaian objektif dari organisasi, sehingga dapat mencapai target dan posisi yang optimal. Renstra SI/ TI di susun dengan mengacu kepada kondisi yang ada pada saat ini dan kondisi yang dinamis di lingkungan global [2]. Pengembangan renstra SI/ TI juga bertujuan sebagai penetapan tujuan secara jelas terhadap sesuatu yang akan dicapai oleh organisasi[3]. 
        Rencana strategis akan membantu sebuah organisasi untuk mencapai sasaran dan tujuan, sehingga mengoptimalkan pencapaian objektif, serta dapat menempatkan organisasi pada posisi yang optimal di dalam lingkungan yang lebih kompetitif[4]. Rencana strategis dapat membantu organisasi dalam merumuskan sebuah strategi yang lebih baik, melalui pendekatan yang lebih sistematis, logis dan rasional [5].Beberapa hal yang harus menjadi perhatian, adalah bahwa dalam mengelola sebuah institusi pelayanan kesehatan, memerlukan adanya menajemen dan penguasaan teknologi yang baik, serta rencana yang matang[6]. 
        Pemanfaatan SI/TI di lingkungan Rumah Sakit Islam Yogyakarta PDHI kurang optimal dan arah pengembangansistem informasibelum terarah. Beberapa sistem yang ada ternyatakurang sesuai dengan kebutuhan manajemen, pengembangan SI/TI yang masih belum terencana dengan baik, serta belum ditunjang oleh sistem manajemen dan proses kerja yang efektif dan belum adanya rencana strategis untuk pengembangan SI/TI. Selama ini perencanaan, pengembangan dan tatakelola SIM-RS di RSIY PDHI belum disesuiakan dengan kebutuhan, standar yang berlaku, kemampuan institusi dan belum sepenuhnya menunjang proses bisnis atau sinergi dengan RENSTRA Rumah Sakit. 
        Selain itu, kebutuhan akan akses data dan informasi yang cepat dan akurat, mengharuskan rumah sakit untuk dapat menyediakan fasilitas SI/TI yang sesuai dengan standar pemerintah dan lembaga akreditasi rumah sakit, karena saat ini SI/TI merupakan komponen penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan manajemen di rumah sakit. Untuk membuat rencana strategis SI/TI yang baik, maka diperlukan suatu kerangka kerja yang selaras dengan strategi bisnis organisasi dan dapat membantu optimalisasi peran strategis SI/TI dan meningkatkan valueorganisasi. Berdasarkan latar belakang masalah tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pelaksanaan dan kebutuhan SI/TI, untuk menunjang dan sebagai acuan dalam penyusunan rencanaan strategis sistem informasi dan teknologi informasi (Renstra SI/TI), yang dapat digunakan untuk dasar pengembangan SI/TI dan sesuai dengan rencana strategis organisasi, serta visi dan misi Rumah Sakit Islam Yogyakarta PDHI. 


Hasil dan Pembahasan 
Kondisi Internal SI/TI
a. Manajemen data dan informasi 
    Informasi atau pelaporan yang dihasilkan oleh sistem masih pada tahap perbaikan dan pengembangan, karena beberapa petugas merasa bahwa laporan yang dihasilkan belum sesuai dengan kebutuhan dan petugas juga memerlukan output laporan lain yang belum bisa difasilitasi oleh sistem. Selain itu terdapat permasalahan lainnya, terkait kurangnya kepercayaan pengguna terhadap laporan yang dihasilkan oleh sistem, sehingga petugas harus membuat laporan lagi secara manual dan membuat beban kerja petugas bertamba.
b. Kondisi sistem Rumah Sakit
    Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit di RSIY PDHI sudah terintegrasi satu sama lain dan semua kegiatan input data untuk pelayanan sudah menggunakan fasilitas pada modul SIM-RS v2.5, namun untuk kegiatan di manajemen masih belum semua menggunakan sistem informasi. Modul-modul input data dalam sistem informasi, juga sudah sesuai dengan kebutuhan pengguna.Sedangkan untuk informasi atau pelaporan yang dihasilkan oleh sistem masih pada tahap perbaikan dan pengembangan, karena beberapa petugas merasa bahwa laporan yang dihasilkan belum sesuai dengan kebutuhan dan petugas juga memerlukan output laporan lain yang belum bisa difasilitasi oleh sistem
c. Kondisi tekhnologi informasi
    Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit di RSIY PDHI sudah terintegrasi satu sama lain dan semua kegiatan input data untuk pelayanan sudah menggunakan fasilitas pada modul SIM-RS v2.5, namun untuk kegiatan di manajemen masih belum semua menggunakan sistem informasi. Modul-modul input data dalam sistem informasi, juga sudah sesuai dengan kebutuhan pengguna.Sedangkan untuk informasi atau pelaporan yang dihasilkan oleh sistem masih pada tahap perbaikan dan pengembangan, karena beberapa petugas merasa bahwa laporan yang dihasilkan belum sesuai dengan kebutuhan dan petugas juga memerlukan output laporan lain yang belum bisa difasilitasi oleh sistem

Kondisi Ekternal SI/TI
    Perkembangan SI/TI di rumah sakit ini terus diperbaiki dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta, meningkatkan jalinan kerjasama kepada instansi terkait baik pemerintah maupun swasta. Sistem informasi di RSIY PDHI sudah cukup baik diantara rumah sakit yang ada di Kabupaten Sleman, DIY dan sekitarnya. Meskipun baru berjalan sekitar 3 tahun, SIM-RS di RSIY PDHI sudah terkomputerisasi, namun pada saat ini sistem informasi yang ada masih untuk kalangan internal rumah sakit saja, belum bersifat online untuk pihak luar. Dalam pengembangan SIM-RS, rumah sakit harus memperhatikan kondisi dan keadaan pengembangan SI/TI di lingkup eksternal, sehingga memungkinkan adanya keselarasan pengembangan SI/TI di internal dengan trend dan peraturan pemerintah yang berlaku. Pihak RSIY PDHI, harus dapat menangkap perkembangan SIM-RS yang ada dibeberapa RS dan ikut aktif dalam jejaring dan komunitas pengembangan SI/TI di layanan kesehatan. Selain itu, dari segi kebijakan dan peraturan yang berlaku, manajemen juga harus memperhatikan tentang standarisasi data, diagnosis, tindakan, pembiayaan, terminologi medis, standar laporan eksternal, dll.

Kondisi Lingkungan Internal dan Eksternal SI/TI 
    Kondisi lingkungan internal SI/TI diketahui dengan melihat tingkat kematangan sistem, kontribusi, kemampuan SDM, penggunaan, infrastruktur serta portfolio aplikasi yang ada sekarang dengan portfolio aplikasi yang akan datang. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, SIM-RS di RSIY PDHI menggunakan aplikasi SIM-RS versi 2.5. Namun sistem informasi yang ada belum didukung oleh suatu kebijakan atau aturan yang legal, sehingga SI/TI berjalan tanpa acuan yang jelas. Selain itu SIM-RS yang dimiliki oleh RSIY PDHI masih sebatas untuk pelayanan, logistik dan keuangan, sedangkan untuk sistem informasi di manajemen masih belum ada, sehingga belum dapat mendukung proses bisnis dan pengambilan kebijakan secara optimal. 
    Sedangkan menurut [7] menyatakan bahwa, berdasarkan penyusunan rencana strategis sistem informasi, rumah sakit harus mengembangkan sistem informasi yang dapat menunjang pelayanan menjadi lebih efektif dan efisien. Namun fungsi manajemen tidak boleh diabaikan dan rumah sakit juga memerlukan sistem informasi untuk menunjang kerja manajemen, sehingga dapat membantu manajemen dalam pengambilan keputusan dan proses bisnis organisasi. Infrastrukur SI/TI di Rumah Sakit Yogyakarta PDHI sudah bisa dikatakan baik. Saat ini ada satu ruang server dengan tingkat keamanan data yang sudah baik dan adanya PC di setiap unit yang dihubungkan dengan jaringan LAN. Namun sampai saat ini belum ada SOP terkait perawatan dan pengelolaan TI, serta permasalahan utama pada jaringan, adalah lambatnya koneksi dan penataan jaringan yang kurang rapi.  



DAFTAR PUSTAKA

C. Ashurst. N. F. Dohert and J Peppard "Improving The Impact of IT Development Project : The Beneficts Realization Capability Model, "Eur. J. inf Syst., vo.17, no. August

kementrian Komunikasi dan Informasi RI, "Rencana Strategis Kementrian Komunikasi dan Informatika 2010-2014.,"Jakarta, 2010.

E. Nugroho, Sistem Informasi Manajemen, II, Yogykarta: Andi Ofiset, 2010.

F. David, Manajemen Strategis : Konsep, 10th. ed. Jakarta : Salemba Empat, 2006

F. Rangkuti, Analisis SWOT Tekhnik Membedah Kasus Bisnis. Jakarta PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2013.


Komentar